Xiaomi Pocophone F1 Duduk Perkara Kerusakan Error Keluhan Pengguna
Wednesday, February 25, 2026
Add Comment
Xiaomi Pocophone F1: Masalah Kerusakan & Error Keluhan Pengguna - POCO Global resmi diluncurkan di India ahad kemudian sebagai sub-brand dari Xiaomi, mereka pribadi menggemparkan jagat perponselan usai sekaligus merilis Smartphone pertama andalannya berjulukan Xiaomi Pocophone F1.
Terkesan heboh ya, tapi faktanya demikian. Kenapa? Karena Xiaomi Pocophone F1 merupakan ponsel Android dengan chipset Snapdragon 845 termurah di dunia, setidaknya hingga mereka rilis dan artikel ini diterbitkan.
Ya, di India Smartphone Poco F1 dijual mulai Rp 4,9 Jutaan. Perilisan resmi di Indonesia sudah digelar dan tidak jauh berbeda. Bagaimana sebuah Smartphone yang digadang-gadang sebagai "OnePlus Killer" atau "The Killer of Flagship Killer" dibanderol mulai dari 4 Juta Rupiah.
Dengan mengeluarkan dana 4 Jutaan, Anda sudah dimanjakan fitur menarik hingga spesifikasi menggiurkan.
Alvin Tse, Head of Poco Global menyampaikan dengan lahirnya sub-brand tidak akan mengurangi kualitas terbaik ponsel mereka. Kaprikornus Smartphone rilisan POCO bakalan sama menyerupai Xiaomi mulai dari harga, spesifikasi jeroan, hingga build quality.
Dari segi tampilan visual, Pocophone F1 mempunyai bentang layar hampir 6,2 inci beresolusi 2246 x 1080 piksel (Full HD) dengan aspek rasio 18,7:9 menciptakan ponsel tetap nyaman di genggaman tangan walau terkesan lebar.
Grup Telegram pengguna Xiaomi Pocophone F1 sangat ramai, artinya cukup banyak peminat ponsel yang punya sistem pendingin piranti keras ini. Namun yang namanya barang elektronik tetap sanggup rusak dan mengalami duduk kasus tergantung pada pemakaian masing-masing, berikut beberapa keluhan pengguna Xiaomi Poco F1:
Keluhan pengguna yang pertama ini agak lucu memang. Salah satu fitur unggulan Poco F1 yakni Liquid Cooling System, sistem pendingin tersebut disematkan di balik bodi jadi memang tidak akan terlihat secara pribadi oleh pengguna Xiaomi Pocophone F1.
Tapi beberapa pengguna mengeluhkan ponselnya merasa sistem pendingin tersebut tidak bekerja sepenuhnya sehabis melihat suhu selama melaksanakan uji coba pemakaian intens.
Perlu diketahui bahwa meski tidak mencicipi pengaruh instan, namun sistem pendingin tetap bekerja perlahan secara otomatis semoga suhu tetap stabil ketika suhu ponsel sudah melewati batas masuk akal demi menetralisir kondisi jadi tidak berdampak buruk pada komponen lain menyerupai baterai.
Kelebihan ponsel tersebut adanya Liquid Cooling, ini juga intinya menyerupai dengan yang diterapkan oleh Xiaomi di ponsel gaming andalannya, Black Shark.
#2. Notch Menganggu, Bisa Dihilangkan kah?
Mungkin sudah bukan diam-diam lagi bila dominan pengguna ponsel tidak menyukai keberadaan poni di atas layar Smartphone alias Notch. Apalagi mereka yang lebih sering bermain game, tentu dianggap sangat menganggu.
Sebagai informasi, Notch di Xiaomi Pocophone F1 berfungsi menempatkan sensor cahaya proximity, dan kamera depan juga sanggup membuka layar memanfaatkan teknologi Infrared Face Recognition. Tapi tenang, lantaran Pocophone F1 tersedia fitur menghilangkan poni di layar.
Cara Menyembunyikan / Menghilangkan Poni Notch di Xiaomi Pocophone F1 cukup mudah, pengguna sanggup mengatur pribadi masuk ke hidangan Setting dan menonaktifkannya menyerupai dengan Xiaomi Mi A2 Lite.
Metodenya memang menyerupai di Smartphone LG G7 Plus ThinQ, namun konsekuensi menghilangkan poni sanggup mengakibatkan rasio layar terlihat berkurang atau mengecil.
#3. Rekaman Video Tidak Stabil
Banyak sekali keluhan pengguna Pocophone F1 mencicipi duduk kasus rekaman video tidak stabil di kamera Xiaomi Poco F1, secara umum mereka mengeluh kenapa kualitas perekaman terkesan menyerupai ponsel sejutaan.
Yang mesti dipahami yakni Poco F1 tidak disematkan fitur stabilisasi rekaman video menyerupai Optical Image Stabilization (OIS) atau EIS. Betul, ini merupakan salah satu kekurangan dari HP Xiaomi Pocophone F1. Tapi mengingat harga dan spesifikasi yang ada kini ya memang agak lucu bila masih protes.
Tapi itu cuma di sektor perekaman video. Karena bila kamera buat foto, Dual Camera 12 MP + 5 MP milik Poco F1 sudah menggunakan sensor Sony IMX363 menyerupai Xiaomi Mi 8 SE.
Masih kurang puas? Manfaatkan kemudahan port Google Camera, lantaran Xiaomi Pocophone F1 sanggup menggunakan aplikasi tersebut tinggal install tanpa harus melaksanakan root, flashing update atau utak-atik apapun. Ini berkat Camera2API pada SoC Qualcomm Snapdragon 845.
#4. Membedakan ROM abal-abal dan Resmi Xiaomi Pocophone F1
Pertanyaan melegenda hadir kembali terkait MIUI membedakan ROM abal-abal dan ROM resmi Xiaomi Pocophone F1, masuk akal bila pengguna khawatir apalagi yang pernah menggunakan ponsel lawas Xiaomi bergaransi biro kerap dibayang-bayangi masa kemudian mencemaskan.
Namun kini lebih gampang membandingkannya, bila awal beli bergaransi resmi TAM sudah dipastikan ROM tersebut bukan abal-abal, dan sanggup digunakan lancar tanpa hambatan.
Kaprikornus mau update firmware berapa kali pun bukan menjadi duduk kasus lagi. Justru semakin banyak upgrade sistem bakal makin elok demi keamanan serta kenyamanan pengguna.
#5. Pocophone F1 Tidak Bisa Dicas
Chargeran Xiaomi Pocophone F1 tidak bekerja semestinya ini dibuktikan oleh sejumlah pengguna dalam lembaga komunitas Mi Fans, namun permasalahan yang sering terjadi di Poco F1 itu sudah ditemukan solusi.
Mengatasinya cukup dengan tidak mengisi ulang baterai dalam keadaan ponsel nonaktif. Karena bila HP Pocophone F1 dinonaktifkan maka fitur Fast Charging tidak sanggup berfungsi, menyerupai kita ketahui Smartphone ini telah mendukung teknologi Qualcomm Quick Charge 3.0 (9 Volt 2 Ampere).
Daya tahan baterai sudah lebih dari cukup digunakan main game PUBG Mobile, Fortnite, AOV, Mobile Legends, GTA San Andreas, Candy Crush, Pou HD, Nova 3, rerata Screen On Time mencapai angka 8 jam non-stop. Untuk penggunaan kasual media sosial, browsing, streaming sanggup lebih usang dari 14 jam.
Mengapa sanggup sebegitu awet? Selain lantaran faktor kapasitas baterai 4000 mAh, juga terdapat teknologi 10nm FinFET yang berfungsi mengakibatkan kinerja HP jadi makin efisien ditambah adanya peningkatan 35% pada GPU Adreno 630.
Total secara keseluruhan performa Pocophone F1 sudah dirangkum dalam angka skor AnTuTu Benchmark hingga 291,302, kaum Antutudiyah niscaya senang.
Menemukan banyak orang melontarkan opini negatif terkait Pocophone F1, ada yang bilang Build Quality buruk kurang solid bahkan tanpa pernah menyentuh ponselnya hehehe mereka menyimpulkan pada satu objek, yakni bodi plastik.
Faktanya, bodi HP Xiaomi Pocophone F1 berbahan Polycarbonate (belakang) dan beling (depan), walaupun memang mereka kurang begitu spesifik menyebut jenis Polikarbonat.
Bukan cuma itu, ada varian bodi Kevlar Aramid Fibre yang bahannya diimpor pribadi dari DuPont Amerika Serikat pilihan warna Hitam, Biru dan Rosso Red. Tampilan antarmuka gres berjulukan POCO Launcher UI Customized sudah dipastikan dapat update Android Pie dan Q.
Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi Pocophone F1
Dari klarifikasi diatas tentu di harga mulai 4 Jutaan Rupiah ada kelebihan serta kekurangan yang dimiliki Smartphone ini.
Keunggulan - Kelebihan Pocophone F1:
Terkesan heboh ya, tapi faktanya demikian. Kenapa? Karena Xiaomi Pocophone F1 merupakan ponsel Android dengan chipset Snapdragon 845 termurah di dunia, setidaknya hingga mereka rilis dan artikel ini diterbitkan.
Ya, di India Smartphone Poco F1 dijual mulai Rp 4,9 Jutaan. Perilisan resmi di Indonesia sudah digelar dan tidak jauh berbeda. Bagaimana sebuah Smartphone yang digadang-gadang sebagai "OnePlus Killer" atau "The Killer of Flagship Killer" dibanderol mulai dari 4 Juta Rupiah.
Dengan mengeluarkan dana 4 Jutaan, Anda sudah dimanjakan fitur menarik hingga spesifikasi menggiurkan.
- LPDDR4x RAM 6GB / 8GB.
- ROM 64GB / 128GB.
- Qualcomm Snapdragon 845.
- Liquid Cooling System.
- dan... Lagi?
Alvin Tse, Head of Poco Global menyampaikan dengan lahirnya sub-brand tidak akan mengurangi kualitas terbaik ponsel mereka. Kaprikornus Smartphone rilisan POCO bakalan sama menyerupai Xiaomi mulai dari harga, spesifikasi jeroan, hingga build quality.
Dari segi tampilan visual, Pocophone F1 mempunyai bentang layar hampir 6,2 inci beresolusi 2246 x 1080 piksel (Full HD) dengan aspek rasio 18,7:9 menciptakan ponsel tetap nyaman di genggaman tangan walau terkesan lebar.
Grup Telegram pengguna Xiaomi Pocophone F1 sangat ramai, artinya cukup banyak peminat ponsel yang punya sistem pendingin piranti keras ini. Namun yang namanya barang elektronik tetap sanggup rusak dan mengalami duduk kasus tergantung pada pemakaian masing-masing, berikut beberapa keluhan pengguna Xiaomi Poco F1:
- Liquid Cooling System atau Sistem Pendingin tidak bekerja.
- Notch alias Poni mengganggu.
- Rekaman video kamera tidak stabil.
- Masalah ROM
- Charging.
Keluhan pengguna yang pertama ini agak lucu memang. Salah satu fitur unggulan Poco F1 yakni Liquid Cooling System, sistem pendingin tersebut disematkan di balik bodi jadi memang tidak akan terlihat secara pribadi oleh pengguna Xiaomi Pocophone F1.
Tapi beberapa pengguna mengeluhkan ponselnya merasa sistem pendingin tersebut tidak bekerja sepenuhnya sehabis melihat suhu selama melaksanakan uji coba pemakaian intens.
Perlu diketahui bahwa meski tidak mencicipi pengaruh instan, namun sistem pendingin tetap bekerja perlahan secara otomatis semoga suhu tetap stabil ketika suhu ponsel sudah melewati batas masuk akal demi menetralisir kondisi jadi tidak berdampak buruk pada komponen lain menyerupai baterai.
Kelebihan ponsel tersebut adanya Liquid Cooling, ini juga intinya menyerupai dengan yang diterapkan oleh Xiaomi di ponsel gaming andalannya, Black Shark.
#2. Notch Menganggu, Bisa Dihilangkan kah?
Mungkin sudah bukan diam-diam lagi bila dominan pengguna ponsel tidak menyukai keberadaan poni di atas layar Smartphone alias Notch. Apalagi mereka yang lebih sering bermain game, tentu dianggap sangat menganggu.
Sebagai informasi, Notch di Xiaomi Pocophone F1 berfungsi menempatkan sensor cahaya proximity, dan kamera depan juga sanggup membuka layar memanfaatkan teknologi Infrared Face Recognition. Tapi tenang, lantaran Pocophone F1 tersedia fitur menghilangkan poni di layar.
Cara Menyembunyikan / Menghilangkan Poni Notch di Xiaomi Pocophone F1 cukup mudah, pengguna sanggup mengatur pribadi masuk ke hidangan Setting dan menonaktifkannya menyerupai dengan Xiaomi Mi A2 Lite.
Metodenya memang menyerupai di Smartphone LG G7 Plus ThinQ, namun konsekuensi menghilangkan poni sanggup mengakibatkan rasio layar terlihat berkurang atau mengecil.
#3. Rekaman Video Tidak Stabil
Banyak sekali keluhan pengguna Pocophone F1 mencicipi duduk kasus rekaman video tidak stabil di kamera Xiaomi Poco F1, secara umum mereka mengeluh kenapa kualitas perekaman terkesan menyerupai ponsel sejutaan.
Yang mesti dipahami yakni Poco F1 tidak disematkan fitur stabilisasi rekaman video menyerupai Optical Image Stabilization (OIS) atau EIS. Betul, ini merupakan salah satu kekurangan dari HP Xiaomi Pocophone F1. Tapi mengingat harga dan spesifikasi yang ada kini ya memang agak lucu bila masih protes.
Tapi itu cuma di sektor perekaman video. Karena bila kamera buat foto, Dual Camera 12 MP + 5 MP milik Poco F1 sudah menggunakan sensor Sony IMX363 menyerupai Xiaomi Mi 8 SE.
Masih kurang puas? Manfaatkan kemudahan port Google Camera, lantaran Xiaomi Pocophone F1 sanggup menggunakan aplikasi tersebut tinggal install tanpa harus melaksanakan root, flashing update atau utak-atik apapun. Ini berkat Camera2API pada SoC Qualcomm Snapdragon 845.
#4. Membedakan ROM abal-abal dan Resmi Xiaomi Pocophone F1
Pertanyaan melegenda hadir kembali terkait MIUI membedakan ROM abal-abal dan ROM resmi Xiaomi Pocophone F1, masuk akal bila pengguna khawatir apalagi yang pernah menggunakan ponsel lawas Xiaomi bergaransi biro kerap dibayang-bayangi masa kemudian mencemaskan.
Namun kini lebih gampang membandingkannya, bila awal beli bergaransi resmi TAM sudah dipastikan ROM tersebut bukan abal-abal, dan sanggup digunakan lancar tanpa hambatan.
Kaprikornus mau update firmware berapa kali pun bukan menjadi duduk kasus lagi. Justru semakin banyak upgrade sistem bakal makin elok demi keamanan serta kenyamanan pengguna.
#5. Pocophone F1 Tidak Bisa Dicas
Chargeran Xiaomi Pocophone F1 tidak bekerja semestinya ini dibuktikan oleh sejumlah pengguna dalam lembaga komunitas Mi Fans, namun permasalahan yang sering terjadi di Poco F1 itu sudah ditemukan solusi.
Mengatasinya cukup dengan tidak mengisi ulang baterai dalam keadaan ponsel nonaktif. Karena bila HP Pocophone F1 dinonaktifkan maka fitur Fast Charging tidak sanggup berfungsi, menyerupai kita ketahui Smartphone ini telah mendukung teknologi Qualcomm Quick Charge 3.0 (9 Volt 2 Ampere).
Daya tahan baterai sudah lebih dari cukup digunakan main game PUBG Mobile, Fortnite, AOV, Mobile Legends, GTA San Andreas, Candy Crush, Pou HD, Nova 3, rerata Screen On Time mencapai angka 8 jam non-stop. Untuk penggunaan kasual media sosial, browsing, streaming sanggup lebih usang dari 14 jam.
Mengapa sanggup sebegitu awet? Selain lantaran faktor kapasitas baterai 4000 mAh, juga terdapat teknologi 10nm FinFET yang berfungsi mengakibatkan kinerja HP jadi makin efisien ditambah adanya peningkatan 35% pada GPU Adreno 630.
Total secara keseluruhan performa Pocophone F1 sudah dirangkum dalam angka skor AnTuTu Benchmark hingga 291,302, kaum Antutudiyah niscaya senang.
Menemukan banyak orang melontarkan opini negatif terkait Pocophone F1, ada yang bilang Build Quality buruk kurang solid bahkan tanpa pernah menyentuh ponselnya hehehe mereka menyimpulkan pada satu objek, yakni bodi plastik.
Faktanya, bodi HP Xiaomi Pocophone F1 berbahan Polycarbonate (belakang) dan beling (depan), walaupun memang mereka kurang begitu spesifik menyebut jenis Polikarbonat.
Bukan cuma itu, ada varian bodi Kevlar Aramid Fibre yang bahannya diimpor pribadi dari DuPont Amerika Serikat pilihan warna Hitam, Biru dan Rosso Red. Tampilan antarmuka gres berjulukan POCO Launcher UI Customized sudah dipastikan dapat update Android Pie dan Q.
Harga & Spesifikasi Xiaomi Pocophone F1 "Master of Speed"
| Jaringan | Koneksi | GSM / CDMA / HSPA / LTE |
|---|---|
| SIM | Hybrid-Nano dan Dual SIM Standby |
| Sinyal | 4G / 3G / 2G / GPRS / Edge |
| Kecepatan | HSPA 43.7/5.81 Mbps |
| GPRS | Ya |
| EDGE | Ada |
| Platform | |
| Sistem | Android OS, v8.1 (Oreo) || Kustomisasi POCO Launcher MIUI |
| Prosesor | Octa-core (4x2.8 GHz Kryo 385 Gold & 4x1.8 GHz Kryo 385 Silver) |
| Chipset / CPU | Qualcomm SDM845 Snapdragon 745 |
| GPU | Adreno 630 |
| Bodi | |
| Dimensi | 159.0 x 77.1 x 8.9 mm (6.09 x 2.89 x 0.41 in) |
| Berat | 182 gram |
| Bahan | Polikarbonat, Armored |
| Sertifikasi | Tidak Ada |
| Warna | Hitam, Biru, Merah, Kevlar with Armored Edition |
| Layar | |
| Jenis | IPS LCD capacitive touchscreen, 16 juta warna |
| Ukuran | 6,19 inci |
| Resolusi | 1080 x 2246 piksel (Full HD+) |
| Rasio | 18.7:9 |
| Multitouch | Ya |
| Proteksi | Corning Gorilla Glass 4 |
| Sensor | Infrared Face Recognition, Fingerprint Belakang, Accelerometer, Gyroscope, Proximity, Compass |
| Memori | |
| Eksternal | Ya, microSD Card hingga 256GB |
| Jenis | Hybrid - Pakai Slot SIM 2 |
| Internal | 64GB / 128GB / 256GB Storage |
| RAM | 6GB dan 128GB |
| Kamera | |
| Belakang | Dual 12 MP + 5 MP F/1.9, autofocus, LED flash |
| Fitur | Super Pixel, Geo-tagging, touch focus, HDR, face detection, AI Beauty, panorama, depth sensor |
| Video | 1080p@30fps |
| Depan | Single 20 MP f/2.0 + 2 MP |
| Multimedia | |
| Musik | Ya |
| GPS | Ada, A-GPS, BLONASS |
| Bluetooth | versi 5.0 A2DP LE aptxHD |
| Radio | FM Radio, Record |
| Games | Jelas Bisa |
| NFC | Tidak Ada |
| Penanda | MP3, WAV ringtones |
| Loudspeaker | Tentu Saja, Stereo |
| 3.5mm jack audio | Tersedia |
| Audio | Normal |
| Baterai dan Power | |
| Jenis | Li-Po Non-Removable / Tidak Bisa Dilepas |
| Kapasitas | 4000 mAh |
| Talk time 3G | 18 Jam |
| Fast Charging | Ya, Quick Charge 3.0 |
| USB | USB Type-C / USB On The Go (OTG) |
| Perilisan | |
| Diluncurkan | Agustus 2018 |
| Harga | |
| Harga Baru | Rp 4,4 Jutaan (6/64) |
| Harga Bekas | Rp 4,1 Juta (2018) |
Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi Pocophone F1
Dari klarifikasi diatas tentu di harga mulai 4 Jutaan Rupiah ada kelebihan serta kekurangan yang dimiliki Smartphone ini.
Keunggulan - Kelebihan Pocophone F1:
- Harga bersaing terbaik di kelasnya.
- Chipset Snapdragon 845.
- Adanya Liquid Cooling System.
- Tersedia bodi Kevlar.
- Varian RAM jumbo 6GB dan 8GB.
- Proteksi layar Corning Gorilla Glass 5.
- Hasil foto dari Kamera cukup bagus.
- Sudah menggunakan USB Type-C.
- Ada sensor keamanan Fingerprint & Face Recognition.
- Baterai abadi 4000 mAh.
- Sudah mendukung fitur Fast Charging (Quick Charge).
- Pilihan memori Internal Storage besar: 64GB, 128GB dan 256GB.
- Unibodi Polikarbotnat, tanpa case pun tetap terasa pakai.
- Masih tersedia Jack Audio 3.5mm.
- Teknologi Kamera ada AI Beauty dan Super Pixel.
- Tidak ada NFC.
- Belum tersedia penstabil rekaman video pada kamera OIS - EIS.
- Masih Hybrid, alias bila mau pakai Micro SD Card harus merelakan slot SIM 2.
Kurang lebih begitulah pembahasan mengenai ponsel Xiaomi Pocophone F1: Masalah Kerusakan & Error Keluhan Pengguna menurut acuan grup Telegram, GSM Arena, XDA Developers, Venture Beat.





0 Response to "Xiaomi Pocophone F1 Duduk Perkara Kerusakan Error Keluhan Pengguna"
Post a Comment
Blog ini merupakan Blog Dofollow, karena beberapa alasan tertentu, sobat bisa mencari backlink di blog ini dengan syarat :
1. Tidak mengandung SARA
2. Komentar SPAM dan JUNK akan dihapus
3. Tidak diperbolehkan menyertakan link aktif
4. Berkomentar dengan format (Name/URL)
NB: Jika ingin menuliskan kode pada komentar harap gunakan Tool untuk mengkonversi kode tersebut agar kode bisa muncul dan jelas atau gunakan tool dibawah "Konversi Kode di Sini!".
Klik subscribe by email agar Anda segera tahu balasan komentar Anda